Pengabdian Masyarakat Bersama Universitas Mercu Buana (UMB) dan Universitas Sains Malaysia (USM)

Joint Community Service Between Universitas Mercu Buana (UMB) with Universiti Sains Malaysia (USM)

Mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul membutuhkan proses yang berkesinambungan dan berkelanjutan. Proses tersebut merupakan kolaborasi dari seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) untuk mewujudkan tujuan yang sama, yaitu Indonesia maju. Universitas Mercu Buana yang merupakan perguruan tinggi swasta trakreditasi A melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang merupakan bagian dari Tri Dharma PT yang selaras dengan program pemerintah untuk mewujudkan SDM unggul tersebut pada tanggal 22 Agustus 2019 s.d 25 Agustus 2019.

Adapun untuk memperkuat kerjasama dan bertukar pengalaman antar negara, Universitas Mercu Buana menggandeng Universitas Sains Malaysia melakukan sosialisasi dan transfer pengetahuan (knowledge transfer) kepada masyarakat. PKM perdana pada tanggal 22 Agustus 2019 di wilayah Kelurahan Kembangan Utara, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat dengan tema “Peningkatan Produktivitas Ibu-Ibu Rumah Tangga melalui Penggunaan E-Commerce yang Efektif (Enhance Productivity of Housemaker by E-Commerce) yang disampaikan oleh Dosen Mercu Buana Bapak Lucky Nugroho, SE, MM, MAk, MCM dan juga oleh Assoc.Prof. Dr. Anees Janee Ali dari Universitas Sains Malaysia.

Tujuan dari sosialisasi tersebut adalah merubah perilaku dari Ibu-Ibu Rumah tangga yang menggunakan Media Sosial (Medsos) hanya untuk hiburan dan menghabiskan waktu percuma menjadi medsos yang bertujuan produktif dalam rangka menyalurkan keahlian dan hobbinya seperti memasak dan membuat kerajinan rumah tangga yang dapat dijual sehingga memberikan pendapatan tambahan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan keluarga. Tentunya PPM ini tidak akan sukses tanpa dukungan dari Kelurahan setempat yang di wakili oleh Sekretaris Kelurahan Bapak Dwi Cahyono dan seluruh jajaran beserta tim ibu-ibu PKK yang sangat antusias mengikuti acara PPM tersebut.

Universitas Mercu Buana yang diwakili oleh Ibu Nurul Hidayah., SE., Ak.,MSi dan Ibu Dr. Rien Agustin menyampaikan bahwa Universitas Mercu Buana memiliki komitmen yang kuat terhadap pemberdayaan masyarakat dalam rangka mencetak SDM unggul untuk Indonesia maju melalui kegiatan-kegiatan PPM, penelitian dan pengajaran

Melalui Aplikasi Karya UMB, Ponpes Riyadhusholihiin Terdigitalisasi

Melalui Aplikasi Karya UMB, Ponpes Riyadhusholihiin Terdigitalisasi

Di zaman serba digital seperti sekarang, dunia pendidikan juga dituntut untuk mengikuti perkembangan zaman. Termasuk di dalam pondok pesantren.

Terpanggil dengan masalah ini, Universitas Mercu Buana melalui Program Studi Magister Akuntansi melakukan digitalisasi terhadap Pondok Pesantren Riyadhussholihiin di Rocek Cimanuk, Pandeglang, Banten. “Tim yang saya ketuai mengajukan proposal kepada Kemenristekdikti untuk ikut serta dalam hibah Pengabdian Pada Masyarakat dengan skim Program Kemitraan Masyarakat (PKM),” kata Hari Setiyawati, Ketua Tim PKM Pondok Pesantren Riyadhussholihiin di Jakarta.

Kegiatan yang berlangsung pada Maret hingga 14 Juli 2019 ini membidik tiga hal utama. Pertama, melakukan digitalisasi terhadap sistem informasi akademik dari ponpes. Kedua, melakukan transformasi dari manual ke online system akuntansi dan keuangannya.

“Kami menyusun sistem informasi akademik dan sistim informasi akuntansi. Di luar digitalisasi, tim dari UMB juga melakukan tes bakat santri SMP dan SMA sebanyak 126 santri pada 20 Mei lalu oleh Tim Psikolog Universitas Mercu Buana,” tutur Hari yang juga Ketua Program Studi Magister Akuntansi itu.

Lebih lanjut dikatakan, penyusunan sistem informasi akuntansi menggunakan program Zahir Accounting. Kegiatan ini melibatkan bagian bendahara, akuntansi , keuangan, dan administrasi. “Sistem yang diwujudkan dalam bentuk aplikasi tersebut dirilis pada 12 Juli lalu dengan meggelar pelatihan. Sistem informasi akademik di-launching pada 14 Juli dan dibantu oleh tim PKM Sarwati Rahayu dan programer Vive Vio Permana dari Fasilkom UMB. Selain dosen, tim PKM juga melibatkan mahasiswa Magister Akuntansi, Mahroji dan Nafisa Luthfia Augesty dari Psikologi UMB,” tutur Hari Setiyawati.

Ditanya apa pentingnya digitalisasi akuntasi di ponpes tersebut, dia mengatakan, Pondok Pesantren Riyadhussholihiin pimpinan Ustaz Fachruddin Nu’man LC memiliki aset yang besar. Begitu juga dengan jumlah santrinya yang totalnya lebih dari 1.000 orang.

“Fasilitasnya memadai dengan luas sekitar 4,2 hektare (ha), punya 32 ruang kelas dan 60 ruang asrama. Ini semua membutuhkan kontrol dan sulit kalau dilakukan secara manual,” paparnya.

Selama ini kontrol pembayaran SPP dilakukan secara manual. Kondisi ini merepotkan wali santri dan staf administrasi keuangan di ponpes. “Sekarang wali santri cukup upload bukti pembayaran, nanti di sistem ada notifikasi yang nge-link dengan bagian keuangan yang berarti sudah bayar SPP. Dulu wali santri harus berhubungan langsung dengan bagian keuangan atau bendahara untuk memberitahu kalau mereka sudah membayar SPP anaknya,” paparnya.

Begitu pun dengan sistem informasi akademik. Sebelumnya wali santri tak bisa memonitor kegiatan atau prestasi anaknya di ponpes. “Berapa nilai hariannya, ujian-ujiannya, siapa wali kelasnya, siapa wali sakannya, siapa guru halaqoh-nya, dan lainnya. Tetapi dengan aplikasi akademik yang dibangun Tim PKM UMB, semua itu bisa dipantau. Intinya sistem ini mempermudah informasi dan komunikasi bagi guru dan wali santri.

Tes bakat yang dilakukan terhadap para santri sangat bermanfaat bagi santri, guru maupun wali santri. Karena dapat diketahui ke mana bakat para santri tersebut. Dengan diketahui bakatnya, guru maupun wali santri dapat mengasah bakat tersebut dan mempersiapkannya dari sekarang, asal tidak bertentangan dengan akidah maupun kaidah-kaidah syar’i.

Kiat Memasarkan Produk Secara Efektif dengan Komuniksi Interpersonal

Sebagian besar kegiatan komunikasi yang dilakukan dalam promosi dilakukan melalui komunikasi antar pribadi. Komunikasi antarpribadi yang efektif akan sangat membantu promosi sebuah produk dan mencegah timbulnya kesalahpahaman antara produsen dan konsumen.

Komunikasi interpersonal sebagai bentuk perilaku, dapat berubah dari sangat efektif ke sangat tidak efektif. Suatu saat komunikasi dapat memburuk dan pada saat lain dapat lebih baik.

Menyadari pentingnya hal tersebut, Magister Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana menggelar kegiatan untuk meningkatkan potensi industri kain tenun tradisional kaum ibu Desa Kanekes, Lebak pada medio Juli 2019.

Pada kegiatan sosialisasi selain diberikan pengetahuan terkait peran komunikasi antarpribadi dalam kegiatan promosi, juga dilakukan simulasi promosi yang dilakukan oleh para kaum ibu.

”Melalui sosialisasi diharapkan kaum ibu pengrajin tenun tradisional Desa Kanekes, Lebak, akan lebih menyadari peran komunikasi antarpribadi terkait promosi, memahami dimensi efektif komunikasi antarpribadi, dan cara melakukan persuasi dan promosi melalui komuikasi antarpribadi,” ujar Kepala Pusat Pengabdian Pada Masyarakat Universitas Mercu Buana Dr. Inge Hutagalung, M.Si, Kamis (18/7/2019).

Dia mengatakan, peran komunikasi dalam pemasaran sebuah produk sangatlah mutlak. Promosi adalah segala macam bentuk komunikasi pemasaran yang dirancang untuk menginformasikan pelanggan tentang produk atau jasa dan memengaruhi agar membeli barang atau jasa tertentu.